Showing posts with label animals. Show all posts
Showing posts with label animals. Show all posts

Monday, January 2, 2012

Animals -Fable di era Kapitalisme


saya tiba tiba teringat album pink floyd “ANIMALS” – Dog! mungkin saya sedikit berlebihan, tapi Roger waters begitu jenius dalam album ini. dia meramu segala sesuatu untuk menggambarkan situasi tahun 1977 di inggris raya dalam album ini- dan kenyataannya situasi pada waktu itu di sana tak jauh beda dengan situasi di sekarang. yaitu, betapa manusia berperan dan berprilaku layaknya babi, anjing, domba atau mengutip kalimat George Owell dalam bukunya The Animal Farm situasi saat itu seperti "Plain of human nature".

Album Animals memang banyak dikritisi : ‘underrated’ karena banyak yang menganggap album ini mengecewakan.
Animals was trashed by Rolling Stone when it came out because they were expecting a continuation and an improvement of the Spatial Melancholy of Dark Side Of The Moon and Wish You Were Here. 
Mungkin orang masih berharap sesuatu yang senada dengan Dark Side of The Moon yang fenomenal itu, atau Wish You Were Here yang melankolis dan sendu. Tapi ya begitulah, Progress of Pink Floyd , selalu berubah dan berkembang. Album ini tak lagi mengenai hilang kesadarannya syd barrett, atau sebuah masterpiece komposisi musik seperti yang di tata megah dalam ruang Dark side of the moon. tapi lebih mengenai fenomena humaniora, sebuah tragedi kegagalan kapitalisme yang brutal and uncountable. dan album ini lebih bersifat memorable, pengingat mengenai kecacatan industry besar dengan dampak pengangguran yg tinggi di saat itu dan juga sebagai pengingat betapa hidup itu kadang begitu menyedihkan.

pernyataan pernyataan roger waters di album ini memang sebuah kenyataan pahit. semenjak revolusi industri. roger waters beranggapan betapa kurangnya dukungan dukungan terhadap kaum buruh dalam jenjang kasta kapitalisme. orang orang di gembalakan dan di peras layaknya domba ["sheep"], setelah di peras habis keringatnya domba domba itu di pecat dan di buang begitu saja. banyak orang kehilangan pekerjaan/atau malah terus bekerja keras di masa masa tua seharusnya mereka beristirahat. dan kadang di akhir mereka justru kehilangan tanah, rumah sebelum akhirnya mati kelaparan. buruh buruh di cuci otaknya dengan impian impian televisi mengenai kesejahteraan, tapi dalam kapitalisme ada sebuah rumus recycle para elit yang menggariskan bagaimana ketika para buruh mendapat upah- segera mereka menghabiskan nya dengan membelanjakan produk produk kapitalis juga- yang secara tidak langsung mengembalikan pundi pundi kepada para pengusaha lagi. ironis. dan roger waters berteriak teriak dalam album ini bahwa sekat sekat tembok yang menghalangi pandangan itu harus di rubuhkan.